Singapore with Toddler - DAY 2 - USS

12:52 PM

Bertekad tidak mengulangi kesalahan kemarin yang bikin lemes seharian, hari itu saya persiapannya dari subuh dong. Subuh di Singapura beda sejam dengan Bandung, jadi jam 6 pun masih gelap gulita. Karena hotel kami letaknya di perempatan jalan, jadi kadang suka berisik suara kendaraan. Setelah Subuhan kami bobo lagi muahahaha. Biar energinya full charge buat main di USS. Jam 7 saya bangun langsung siap-siap mandi. Siapin baju buat Suami dan Dzaka biar gercep. Seperti biasa Dzaka paling terakhir mandinya. Sempet ada insiden suami diompolin Dzaka karena kelamaan ngga pakai baju dan pampers hahaa. Alhasil baju seragam rombongan basah pipis deh, sampe ke kaos dalam suami juga basah. Biar ngga najis, dibasahin dulu deh bajunya trus di gantung di stroller biar kena angin terus kering sendiri.

Kami cari sarapan dulu sebelum berkumpul dengan yang lain. Hotel kami dekat banget dengan daerah Mustafa Center. Jadi banyak restoran India di sekitar hotel. Kami coba restoran India di sebelah Mustafa Center, tapi lupa nama restonya apa hihih belakangnya ada PTE LTD nya deh (yakali semua pasti ada pte ltd nya). Pokoknya sebelah kiri kalau dari Kitchener Rd. Menu-menunya sih standard foodstall India. Kami pesan nasi goreng pakai telor mata sapi dengan ice tea. Ternyata ice tea nya ice milk tea gitu, kami kira ya es teh biasa, enaaak banget serius. Nasi gorengnya juga juara, agak pedes kayaknya ada sedikit bumbu kari nya. Pesan plain prata buat Dzaka (rencananya) tapi areknya tak doyan makan kalau pagi-pagi. Jadi deh yang abisin bapak sama ibunya. Kemarin habisnya kira-kira SGD $18 buat berdua.




Setelah sarapan, balik ke kamar hotel buat ambil stroller dan tas. Kami bareng dengan rombongan untuk ke Sentosa. Seperti biasa ke Farrer Park lalu naik yang sejalur tapi yang ke arah Harbourfront. Tapi ya karena kami jalannya pelan sekali, ditinggal deh sama yang lain hahaha. Sampai Harbourfront keluarnya di Vivo City. Sampai sana saya langsung ke nursery room karena Dzaka belum nyusu sepagian. Lumayan sumuk nursery roomnya karena ngga ada AC. Tapi tempatnya bersih, kursinya ada 2 buah, ada dispenser air panas dan ada changing table nya. Setelah nyusu kami naik ke lantai 3 untuk naik monorail ke Sentosa. Sempet jalan-jalan sebentar di sekitaran luar Vivo city, tapi karena silau panas kami balik lagi ke dalam.





Harga monorail ke sentosa SGD $4, kalau dibanding jalan kaki di Sentosa Broadwalk ya memang lebih mahal. Tapi saya tak sanggup kalau disuruh jalan kaki, save energy dulu saja. Toh saya juga sudah pernah jalan kaki di Sentosa Broadwalknya, sekarang cobain monorailnya dong. Kurang dari 5 menit kemudian kami sudah sampai di Sentosa Station nya. Dikasih prioritas antrian, jadi langsung ke arah lift karena bawa stroller. Alhamdulilahnya bawa bayi ya, jadi dapat prioritas terus. Langsung jalan ke arah USS deh.

Kami sampai di Sentosa kira-kira jam 10 lebih, jadi USS nya sudah open daritadi. Masih banyak yang foto-foto di Universal Globe nya, kami juga dong. Tapi karena saya sudah tak sabar main, saya ajakin langsung masuk USS saja. Mending masuk USS diatas jam 10, karena dibawah jam 10 biasanya orang masih pada antri untuk masuk USS. Jangan lupa beli tiket USS via online, selain kadang dapat diskon, ngga perlu antri di kios tiket juga.



Rencana kami masuk USS langsung ke arah Scifi area karena saya pengen main Transformer dulu. Biasanya Transformer kalau sudah siang atau sore antriannya suka lebih dari sejam. Sampai depan Transformer saya tanya ke petugas yang jaga ada Child Swap atau tidak, and she said "yes we have". Kalau mengutip dari web USS, child swap atau baby swap adalah "The baby swap allows parents to take turns on rides that do not allow toddlers on them; while one watches the kid, the other takes the ride, making a swap after without having to join the queue from the start again." Waktu main Transformer saya masuk duluan, suami dan Dzaka menunggu di pintu masuk antrian. Oiya kalau sendirian saya sarankan pakai single rider karena biasanya antriannya lebih cepat dan pendek. Kemarin saya langsung naik ke wahana, ngga pakai antri. Setelah selesai main, saya cepat-cepat keluar agar suami bisa main juga. Suami saya diberi Child Swap pass, masuknya pun di bagian Express Pass, enak sekali bukan. Suami langsung masuk tanpa antri juga, saya dan Dzaka menunggu di sekitar Transformer sambil mentitah si Dzaka karena pengen jalan. Setelah selesai main di Transformer, kami coba permainan Accelerator karena tidak ada minimun height si Dzaka bisa ikutan main.








Mungkin karena masih pagi jadi belum ada antrian mengular di setiap rides nya. Setelah selesai main, kami ke baby changing room untuk ganti diapers saja. Nursing room USS ada di bagian depan dekat pintu masuk. Kalau hanya untuk ganti diaper saja ada di setiap toilet di USS. Kemarin saya sempet nyusuin Dzaka di dalam baby changing room karena pas lagi sepi dan ada pintu yang bisa dikunci. Setelah selesai ganti diaper dan isi ulang botol minum, kami menuju rides kedua yang dipengenin yaitu di kawasan Egypt. Revenge of The Mummy ini favorit saya banget. Karena roller coaster yang ngga pakai dibolak-balik dan yang paling penting di dalam ruangan, jadi bener-bener pitch black. Saya agak takut sama ketinggian, kalau main roller coaster ditempat terbuka saya bisa sangat jelas lihat bawah. Kalau di indoor dan gelap sekali so i dont need to look below soalnya ngga kelihatan apa-apa. Di Revenge of The Mummy kami pakai Child Swap lagi, kali ini suami duluan yang masuk kedalam. Saya nunggu di luar sambil nyuapin Dzaka makan. Kata suami dia agak antri di dalam, tapi kalau dibandingkan dengan biasanya ini masih sangat-sangat pendek antriannya. Setelah suami main, gantian saya yang masuk. 

Setelah puas main kami ingin coba permainan Treasures Hunters, tapi antriannya sudah panjang karena no minimum height jadi semua bisa main plus lagi terik banget. Dzaka sudah mulai riwil karena mengantuk, maka kami skip saja Treasures Hunters dan berencana mau cari makan siang saja. Kami meninggalkan kawasan Egypt dan masuk ke kawasan The Lost World. Ini sih saya yang paling suka di kawasan ini, my love for this movie is eternal. Kami cari tempat yang agak teduh sembari saya nyusuin Dzaka biar dia tidur. Kami duduk-duduk di depan permainan Jurassic Park rapid Adventure. Saya suruh suami main aja karena saya masih nyusuin Dzaka. Permainan ini mirip sama Arung Jeram di Dufan, jadi dipastikan akan basah.  Saya sudah bawa jas hujan padahal, tapi kata suami ngga usah pakai saja. Ngga lupa suami minta child swap pass ke petugas yang jaga agar saya nanti bisa main juga. Suami masuk jalur single rider lagi dan ngga pakai antri katanya. Selesai main basah semua dong sepatunya kena air. Awalnya mau ngga pakai sepatu saja masuk ke dalam ternyata ngga boleh sama petugasnya, harus beralas kaki. Jadilah saya tuker sepatu sama suami karena punya dia sekalian basah. Saya dapat tempat duduk yang paling basah huhuh jadilah celana plus sepatu semua basah. Lupa bawa ganti pula, jadilah basah-basahan selama di USS.




Setelah selesai main disana, suami ingin coba Canopy Flyer. Saya ngga pengen main karena sudah pernah naik plus saya pengen ngeringin celana dulu sambil diangin-anginkan. Canopy flyer ini ngga ada express pass dan single rider jadi deh antriannya panjaaang sekali. Suami baru naik kayaknya setelah antri 15 menitan lebih. Cuaca mulai mendung juga, agak was-was kalau hujan, kami ingin coba Dino Soarin padahal kalau Dzaka bangun. Pas banget suami selesai main gerimis turun. Kami berteduh di depan antrian Canopy flyer untuk pasang stroller cover dan jas hujan. Suami pengen pakai payung saja sambil gendong Dzaka, jadilah saya macem ojek stroller begini.


Kami keluar dari kawasan The Lost World untuk cari makan. Awalnya ingin makan di Discovery foodcourt The Lost World tapi antriannya gila, panjang banget. Hujan juga sih ya plus jam makan siang jadilah semua berjubel di dalam. Kami jalan saja terus ke arah Far- far away. Di Far-far away hujan makin deres, kami langsung melipir makan burger dan kentang di Friar's. Di USS banyak makanan halal kok, jadi jangan khawatir susah makan. Sambil nunggu hujan reda kami nongkrong dulu di Friar's. Suami pengen sholat dulu, tapi tempat sholatnya di kawasan Egypt tadi. Saya nawarin main dulu saja di deket sini baru jalan ke kawasan Egypt. Pengen masuk ke Shrek 4D tapi suami ngga mau haha jadi deh kita langsung keluar ke arah Madagascar. Biar Dzaka main, kami naik King Julien's Beach Party. Pas banget deh hujan makin deres sekali sampai masuk ke dalam. Saya ngga ikut main karena malas lepas-lepas jas hujan. Sebernya Dzaka belum menikmati sekali main-main di USS karena memang umur dan tingginya belom pas buat main-main. Jadilah dia lempeng aja diajak kesana sini. Enaknya bawa young toddler ya begini, ibu bapaknya masih bisa "egois" buat main, ngga melulu harus nurutin bocahnya. Yang penting bocahnya belom bisa ngerajuk minta dibeliin ina inu hahaha.




Setelah main dan hujan mulai agak reda, kami jalan lagi ke kawasan Egypt buat sholat. Tempat sholatnya ada di sebelah Revenge of The Mummy, nyempil gitu jadi harus awas matanya. Jangan lupa bawa mukena/sarung ya, soalnya kayaknya disana ngga disediain mukena/sarung. Setelah lipet-lipet jas hujan, kami memutuskan untuk menyudahi saja main di USS nya. Mau balik ke hotel untuk istirahat trus kalau mau jalan lagi ngga kemalaman. Karena hujan Hollywood Parade nya dibatalkan, diganti foto-foto sama character-characternya di depan Library. Karena kami ngga doyan foto-foto begitu jadi ya dilewatin saja haha. Selama di USS kami ngga foto sama karakter siapapun, karena ngejar agar bisa main. Kami keluar USS jam setengah 4 sore. Oiya kalau mau balik masuk lagi bisa lho, nanti kita dicap gitu tangannya. Kami langsung ke arah Sentosa Monorail dan lanjut MRT pulang. Sampai di hotel semua langsung tepar.

Tips Selama di USS :
- Beli tiket via Online, menghindari antri di tempat dan juga bisa dapat diskon. Harga tiket USS di webnya SGD $73, kalau via online semacem Traveloka harganya IDR 700rb.
- Kalau malas bawa stroller bisa sewa di USS. Single stroller SGD $15 kalau yang double SGD $20. Tapi kalau mau hemat ya bawa sendiri lah. Capek beneran kalau gendong-gendong bocahnya terus
-  Kalau bayi atau toddler gapapa bawa air minum, air panas dan makanan. Kemarin sih kami ngga di cek sama sekali tasnya, padahal depan kami bawa ransel di cek dulu sama petugas di pintu masuk.
- Ngga usah nongkrong di depan USS sebelum pintu dibuka, capek dan panas. Dateng aja jam 10an lebih karena antrian masuk udah berkurang.
- Kalau niatnya main di USS, foto-foto di depan setelah pintu masuk mending nanti pas mau pulang. Soalnya kebanyakan orang-orang baru masuk langsung foto-foto di daerah Hollywood. Mending langsung aja jalan ke area rides nya.
- Kalau anaknya belom ngerti macem Dzaka, langsung saja belok kanan ke area Scifi soalnya dia cepet banget panjang antrian. Kalau belok kiri ke area Madagascar biasanya relatif sepi tapi ridesnya bocah banget.
- Jangan lupa pergunakan hak CHILD SWAP.
- Pakai single rider biar ngga antri terlalu panjang.
- Jangan lupa pakai sunblock, puaaanas.
- Jangan lupa bawa botol minum biar bisa di refill di area USS. Tiap toilet ada tap waternya kok.
- Jangan lupa bawa payung atau jas hujan.
- Jangan sampai hangry (hungry and angry), kasih terus bocahnya cemilan dan air minum. Saya kasih Dzaka cemilan dan air putih tiap 20 menit sekali. Seteguk 2 teguk yang penting minum atau nyemil.
- Kalau si bocah punya karakter kesukaan, jangan lupa di catet jam keluar mereka biar ngga kelewat. Karena Dzaka belom suka sapa-sapa ya kami ngga ngejar foto sama karakter deh.
- Makanan halal banyak kok di USS, tapi kalau mau lebih murah bisa makan di Vivo city atau di Malay Street food (deket pintu masuk USS).

Love,
Szasa

You Might Also Like

0 comments

Instagram

Pinterest