Blogger

Tips Memilih Kos-Kosan Untuk Pemula

11:08 AM

Kemarin di Twitterland sedang ramai ngomongin tentang kos-kosan. Waw karena aku pernah merasakan jadi anak kos-kosan selama 4 tahunan jadi langsung walking down the lane gimana pertama kali cari kos-kosan. Aku dari pertama kali dapat kerja di Jakarta memang pengennya ngekos sendiri saja. Ada saudara sih di Depok tapi jauh kalau ke kantor huhuhu. Harus berangkat subuh dan naik KRL empet-empetan tiap hari. Sebelum dapat kos aku sempat tinggal di Depok dulu semingguan. Capek banget sistur dempet-dempetan di KRL tiap hari pulang pergi. Makanya aku langsung cari-cari kosan yang dekat sama kantor. Syukur-syukur yang tinggal jalan kaki doang.

 

Alhamdulilah berkat ngga sengaja masuk rumah orang buat tanya ada kos-kosan ngga di daerah situ, eh ternyata rumah yang diketok ada kos-kosan khusus perempuan di lantai dua rumahnya. Girang sekaliii. Tapi masih akan kosong semingguan lagi. Yaudah gapapa lah, langsung aku DP si Ibu kosnya buat tanda jadi. Seminggu kemudian pindahan ke kos pertama di Jakarta hahaha. Tempat kosnya dekat sekali sama kantor, 10 menit jalan kaki, 3 menit ke stasiun KRL, pinggir jalan, banyak yang jual makanan. Menurut aku ya ini tempatnya strategis banget dan aman buat diriku yang perempuan ini.

 

Beda banget lah gimana cari kos dulu dan sekarang. Padahal hanya berbeda beberapa tahun saja. Pas zaman aku masih belum ada tuh web-web untuk cari kos-kosan. Belum banyak tips-tips gimana cari kos-kosan yang tempat strategis tapi sesuai dengan budget. Sekarang banyak bangeet. Tinggal klik, filter sesuai kebutuhan, voila muncul deh semua list kos-kosan di semua daerah.

 

Meskipun beda zaman tapi inti dari nyari kos-kosan itu yang penting nyaman dan aman di kita. Aku akan kasih tau ya beberapa tips buat kamu yang mau ngekos untuk pertama kali (atau mau cari kos baru!). Here we go:

 

1. Tentukan budget

Ini penting banget dipikirin di awal. Soalnya kalau fasilitas kos banyak dan agak mewah akan berpengaruh di harga kamarnya. Set ekspektasi dengan budget yang kita punya. Jangan budget minim tapi ekspektasi terlalu tinggi nanti akan susah dapet kos-kosan yang cocok untuk kita. Setelah set budget, kita bisa naik mikirin ke aspek yang lain.

 

2. Pilih hal apa yang bisa ditawar dan tidak bisa ditawar.

Kadang kalau kita kepengennya kebanyakan jadi overwhelmed. Diawal mari kita set dulu prioritas yang ngga bisa ditawar dan bisa kok disesuaikan. Contoh, hal yang ngga bisa ditawar buat aku adalah kos-kosan harus yang perempuan semua. Ya aku ngga akan cari kos-kosan campur. Kamar mandi harus didalem apa bisa ditawar? kalau aku dulu pertama kali cari kos dapet kamar mandi diluar. But it was okay karena kos-kosan aku memang kos-kosan khusus perempuan. Ada yang ngga masalah sama hal diatas atau jarak nggapapa deh agak jauh dari kantor/sekolah/kampus tapi bagi mereka hal yang ngga bisa ditawar adalah kamar harus ada AC atau harus ada parkir mobil. Dengan mengatur prioritas yang bisa ditawar dan tidak bisa ditawar kita bisa set ekspektasi dan budget.

 

3. Lokasi

Lokasi berpengaruh sekali sama transport yang akan kalian pilih kalau pergi-pergi. Kalau kalian punya kendaraan pribadi mungkin juga bisa dihitung cost bensin dan durasi perjalanan dari kos ke kantor/sekolah/kampus. Aku dulu kebetulan dapet kos yang cuma tinggal 10 menit jalan kaki ke kantor dan deket banget sama stasiun KRL. Kemana-mana pasti jalan kaki atau naik KRL karena dua itu yang paling convinient. Dengan naik kendaraan umum dan jalan kaki pengeluaran untuk transportasiku jadi hemat banget. Mungkin hanya beberapa kali saja butuh transport, itupun hanya pas weekend saja. Lokasi yang terlalu jauh juga bikin capek banget harus PP setiap hari.

Selain lokasi untuk jarak, lokasi juga berpengaruh dengan aman tidaknya kos-kosan kalian. Kadang kos-kosan itu tempatnya nyempil banget masuk ke dalam gang. Memang jatuhnya akan lebih murah sih, tapi diperhitungkan juga apakah kalian akan merasa nyaman jalan kaki sendirian? Kalau kalian bawa kendaraan pribadi diperhitungkan juga masuk ngga kendaraan kalian ke gang kos-kosan. Kalau parkirnya jauh dari kos-kosan kan jadinya ngga aman juga.

Lokasi dekat dengan pusat keramaian juga akan mempermudah kalian kalau butuh sesuatu. Dekat dengan stasiun atau angkutan umum juga bisa menjadi nilai plus lho. Jadi hemat banget kan.

 

4. Keamanan

Selalu cek keamanan dari calon kos-kosan. Ada penjaga kos-kosan ngga? ini bisa termasuk Ibu kos atau memang penanggung jawab kos-kosan. Biasanya yang selalu standby di kos-kosan. Jadi kalau kita butuh sesuatu bisa cepet ada yang dihubungi. Apa semua bebas-bebas aja masuk? Atau harus ijin dulu sama penjaga kos-kosan? Lingkungan sekitar kos-kosan bagaimana? Karena kos-kosan kita kan istilahnya rumah kita, jadi harus aman dong. Teman/keluarga boleh menginap atau tidak. Karena biasanya kos-kosan yang agak mahal lebih susah untuk ijin menginap orang lain. Kalau boleh menginap pun harus bayar lagi perharinya. Kita harus tanya detil peraturan di kos-kosan ya.

 

5. Fasilitas

Ini juga harus dijabarkan dari awal. Karena tiap kos itu berbeda fasilitasnya. Karena berpengaruh dengan harga perbulanannya. Ada kos yang hanya menyediakan standar kamar kosan saja (lemari, kasur,meja belajar), ada pula kos-kosan yang juga menyediakan kaca, ada juga kos-kosan yang menyediakan dipan kasur, ada juga yang tidak ada meja belajarnya. Wajib lihat langsung deh kalau ingin tanya-tanya tentang fasilitas. Kalau sudah tau fasilitas dari kamar kos-kosan, maka kita bisa tuh mulai ngelist apa saja yang harus dibawa ketika pindahan kamar kos.

 

6. Peraturan Kos-kosan

Kadang peraturan lupa ditanyakan di awal sebelum ngekos. Padahal ini penting banget. Daripada di tengah-tengah ngekos kita ditegur atau bermasalah dengan pemilik atau penjaga kos. Biasanya coba tanyakan ada jam malam atau tidak. Jika telat bayar apakah ada denda. Sistem pembayaran bagaimana. Listrik dan air apa pembayarannya sendiri atau dipisah. Boleh membawa alat elektronik apa saja. Dulu di kos-kosan aku ngga boleh nyalain rice cooker karena katanya bayar listriknya jadi banyak. Padahal diawal ngga ada peraturan ngga boleh menyalakan rice cooker.

 

Kalau zaman aku cari kos-kosan harus datengin satu-satu tempat kos-kosan atau tanya sama teman, sekarang cari kos gampang banget. Tinggal search di website muncul deh itu semua. Beberapa web pencarian kos-kosan yang terkenal dan aman yang bisa kamu coba adalah:

 

- Infokost

Kamu bisa cari kos-kosan yang sesuai dengan budjet dan fasilitas yang kamu pengen. Filter pencariannya pun sangat detil sampai ke fasilitas mesin cuci dan kantin. Oiya, Infokost juga ada aplikasinya lho!

- Yukstay

Di yukstay.com kamu lebih diberi pilihan untuk mengekost di apartemen-apartemen ibukota. Kalau apartemen pasti fasilitas dan kemanaannya terjamin ya.

- Cari Kos

Dengan tampilan web yang segar dan user friendly, kamu bisa cari kos-kosan premium di kota-kota besar. Jangan lupa disesuaikan dengan jarak dn budget ya.

- Babe Kost

Di babekost ngga hanya bisa cari sewa kost kok, kamu juga bisa cari kontrakan yang bisa dibuat patungan dengan teman-teman terdekatmu.

- Flokq

Kalau kamu kepengen merasakan co-living di Jakarta, ini website yang paling pas buat cari hunian co-living. Oiya, lebih ditunjukkan untuk pegawai yaaa.

- Sewa Kost

Website mudah sekali untuk mencari kos-kosan yang sangat pas dengan kamu. Foto yang ditampilkan juga cukup detil untuk tiap kamar kos yang disewakan.

 

Sekarang RedDoorz juga bisa untuk cari kos-kosan lho. Kost di Reddoorz ini sistemnya booking minimal 1 bulan dan kamu akan survei langsung bersama tim dari kost di Reddoorz. Jadi akan aman karena kualitas dari kost bener-bener terjaga. Kamu bisa cari kost di Reddoorz pakai website-website diatas. Search aja "Reddoorz" di kolom pencarian, dan voilaaa muncul semua deh kos-kosan yang bisa kamu pilih. 



Salah satunya hunian di dekat Kemang Square Jakarta. Semua fasilitas dan mayoritas penghuni juga dijelaskan. Kamu ngga akan bingung ini kos-kosan fasilitasnya apa saja ya. Dan jangan lupa sebelum booking pun kamu akan ditemani staff Reddoorz untuk survey langsung ke kamar kosnya. Mudah kan. Coba ya dulu pas jaman aku sudah segampang ini huff.. Happy hunting yaa manteman!


Love,

Szasa

 

Parenting

Review Gendongan Wrap 2 in 1 Bayiku.id

11:09 AM

Setelah punya anak dua begini baru ngeh kalau bagi perhatian itu susah hahahaha. Apalagi kalau yang besar udah gampang ucul kabur. Kalau bawa si bayi jadi riweuh sendiri gandeng yang besar dan gendong yang bayi. Biasanya salah satu harus dikekep di stroller, yang gede biasanya, biar ngga lari-lari. Pengennya sih dikekep dua-duanya di stroller tapi belom punya stroller tandem kakaaa hihi.

Kadang ada tempat atau keadaan yang ngga memungkinkan bawa stroller. Pas di kawinan, pas harus blusukan atau pas lagi belanja bulanan. Punya gendongan semacem wajib. Saya sudah pengen gendongan model wrap begini sejak hamil anak kedua. Pas anak pertama sih belom kepikiran punya gendongan wrap. Soale semacem ribet gitu. Harus ngebulet bulet di badan. Saya tipe yang ngga sabar dan gampang panik. Jadi kalau ngewrap sendiri kain panjang begitu tidak masuk hitungan. Kalau gendongan jarik dan gendongan geos punya tapi saya ngga kuat pegal bahu dan tangannya. Karena ditumpu di satu bahu saja kan. Saya paling ngga suka apapun yang cuma bertumpu di satu bahu saja, pegel. Tas aja saya lebih milih yang ransel. Gendongan samping itu sangat tidak saya sukai.

Sejak usia 4 bulan Dzaka sudah pakai gendongan Ergo. Tumpuannya kan di dua bahu jadi ngga pegal. Nah buat yang si bayi kan belum bisa pakai gendongan Ergo. Bisa sih tapi harus beli insertnya. Gendongan Ergo masih kadang dipakai sama Dzaka jadi memang harus beli 1 gendongan lagi. Awalnya mau beli Ergo lagi tapi harus nunggu bayinya usia 4 bulan keatas. Nah saya sudah ngga kuat gendong samping mulu karena pegel bahu. Mau beli model wrap agak sanksi karena harus ngebulet-bulet sendiri. Ternyata ada versi instantnya yang ngga harus ngewrap kain panjang.

Banyak review yang wrap instan merk K'tan itu. Saya sudah liat video tutorial youtube nya juga. Seperti gampang dan ringkes. Harganya lumayan juga sih ya. Lalu saya googling ada ngga merk lokal untuk gendongan wrap ini. Ternyata ada! Produk arek Malang juga ownernya. Namanya Bayiku.id. Mereka juga produksi gendongan kaos premium. Mulai deh saya cari info dan review-review. Ada tutorial cara pakainya di youtube channel mereka. Yaudah setelah izin suami dan minta transferin, kebelilah wrap instan 2 in 1 plus sash belt.

Saya sengaja beli yang paket sashbelt. Sashbelt ini semacam kain tambahan biar lebih safety pas menggendong. Apalagi untuk bayi newborn yang leher sama badannya masih gampang oglek-oglek. Warna kain gendongannya banyak tapi untuk warna sashbeltnya hanya ada beberapa warna saja. Bahan kainnya enak sih bukan yang gampang molor gitu. Kalau gerah atau ngga nya sebenernya tergantung cuaca dan tempat deh. Kalau pas lagi di mall lebih enak soalnya jadi anget. Kalau pas lagi sumuk-sumuknya ya gobyos juga kalau gendong terlalu lama.



Gendongan wrap ini ukurannya ngga all size. Jadi disesuaikan dengan berat penggendong. Saya pesan ukuran XL untuk berat <65kg. Tapi agak kegedean ternyata di saya. Suami yang beratnya 75kg an pas coba pakai dan ngegendong malah pas gitu di badannya. Jadi kayaknya kalau mau pas dan fit bisa milih ukuran dibawahnya kalau berat badan mepet diantara 2 ukuran.


Tapi emang sih ya bayi digendong itu jadi tidurnya cepet. Kalau di rumah saya pakai gendongan wrap ini kalau bocah e rewel banget. Tinggal slup slup kekep aja deh sambil nonton tivi hihi. Tangan dan bahu juga ngga pegel meskipun gendong gendong. Tangan juga bebas ngga harus pegang kepala bayi. Kalau sudah tidur tinggal di tutup pakai wrapnya. Jadi bisa sambil nyemil hihihi.

Nyeselnya itu kenapa ngga dari anak pertama aja belinya huhuhu kan ngga ribet gendong-gendong miring sampe pegel kabeh bahu plus tangan. Gendongan wrap bayiku.id bisa dipakai sampai toddler juga lho, maksimal berat 15kg ceunah. Tapi pas nyoba gendong Dzaka bocahnya ngga suka digendong model begitu hahaha. Jadi tetep pakai Ergo aja lah kalau si Aa. Kalau si bayi sih lebih enak digendong pake wrap sekarang.

Selamat menggendong!

Love,
Szasa

Parenting

TIPS: Kado Untuk Newborn (and Mama Also)

8:13 AM

Kadang kalau kita belum pernah hamil atau tidak punya teman dekat atau saudara yang pernah hamil biasanya bingung mau kasih kado apa untuk teman atau saudara yang baru melahirkan. Saya juga seperti itu dulu waktu sahabat dekat saya melahirkan, karena biasanya saya ngga pernah beli kado untuk bayi atau ibu melahirkan. Waktu itu jadinya saya belinya asal aja, yang paling banyak di rekomendasikan di google waktu itu (yep, saya sampai gugling dulu jenis kado apa untuk newborn). Padahal sebenernya yang saya kadoin itu ngga terlalu berguna juga, dan biasanya banyak sekali yang kasih juga ke dia. Here's tips untuk memberi kado pada newborn dan ibu baru melahirkan yang biasanya pasti dipakai.

Untuk GROUP (Yang patungan se geng/Kado dari divisi kantor)
Biasanya kalau patungan bisa lah beli yang agak fancy sedikit. Kalau sudah kenal dengan si Ibu malah ada enaknya langsung aja tanya pengennya apa, biar ga kedobelan ngasihnya. Tapi kalau mau surprise dan males nanya mungkin beberapa barang dibawah ini bisa dijadikan pilihan.

1. Stroller
Biasanya stroller jadi barang wajib di list new mom. Tapi kadang ada juga yang sengaja ngga beli karena nunggu kado (kayak saya hahaha). Stroller biasanya dipake banget Alhamdulilah. Kalau dana nya lebih bisa dibelikan yang merk nya lumayan dan yang ringan. Karena biasanya yang merk nya bagus agak mahal, kan mamah baru keperluannya banyak jadi ngga selalu bisa beli yang mahal. Merk Babyelle, Bravo, Peg Peregro, Pliko bisa jadi pilihan


2. Carseat
Di Indonesia sekarang buibunya sudah mulai aware kalau carseat itu sepenting bawa stroller. Karena memang lebih aman untuk si bayi, juga biar mengajarkan disiplin dari dini. Beli Carseat yang double facing (meskipun menurut pakar yang paling aman adalah rear facing daripada front facing). Carseat yang bisa dipakai dari newborn sampai toddler juga boleh. Merk Graco, Britax, Chico bisa jadi pilihan.


3. High Chair / Booster Seat
Ini investasi jangka panjang untuk si Ibu dan Anak. Karena high chair kepakainya 6 bulan keatas. Jadi lumayan kan mengurangi beban ibu buat nyicil peralatan makan si bocah. Beli yang tidak terlalu lebar agar tidak makan tempat di rumah.



4. Baby Carrier
Baby carrier yang bagus dan asli harganya lumayan lho. Pilih yang aman dan sesuai metode gendongan M-shape ya, bisa dibaca disini. Pilihan carrier bisa yang sling, sleep wrap atau SSC (soft structure Carrier), kalau saya sih favorit SSC! (Merk: Ergo, I-angel, Boba, CuddleMe)


5. Voucher Staycation
Karena new mom butuh get out from house once a while. Mungkin ngga langsung keluar kota juga sih, bisa hotel dalam kota yang fasilitasnya oke atau dekat dengan pusat keramaian. Hanya staycation waktu weekend bisa bikin fresh new parents.

6. Breast Pump
Kalau si Ibu belum beli BP, bisa lho kadoin BP untuk dia. Meskipun IRT yang full di rumah, tetap butuh sedia BP di rumah. Karena tidak hanya untuk stock ASIP saja, tapi juga bisa digunakan untuk mengosongkan PD. (Merk : Madela, Spectra, Pigeon, Unimom)

7. Playmat
Playmat yang bagus dan tebal seperti ini bisa dijadikan kado juga lho. Persiapan saat si bayi mulai tummy time atau mulai merangkak.


Untuk Individu
Kalau individu pilihannya lebih banyak karena printilan bayi itu buanyaaak, jadi ngga ada kata kebanyakan haha

1. Baju
Belinya jangan ukuran newborn ya, karena bayi newborn nya cepet besarnya sekedipan doang. Bisa pilih ukuran untuk 6 bulan keatas biar kepakainya agak lamaan. Baju-baju yang lucu-lucu bisa dijadikan pilihan, macem dibawah ini. Buat foto-foto bulanan kan oke.

2. Popok Sekali Pakai
Jangan salah, ortu baru lebih butuh ini banget daripada baju-baju (karena biasanya sudah banyak yang kasih). Pospak sekali pakai ini tiap bulannya ngambil 10% dari gaji bulanan ortunya hahaha. Jadi, they'll thanks to you if you give them dozen of these.

3. Mainan
Pilih mainan yang edukatif. Bisa teether (untuk nanti si bayi < 3 bulan), flash card, rattle ataupun boneka.


4. Alat-alat MPASI
Meskipun baru dipakai waktu 6 bulan, tapi alat-alat MPASI juga ngga kalah pentingnya. Bisa alat makan, slow cooker, ataupun alat-alat penghancur makanannya.

5. Diaper Bag
Biasanya diaper bag bentuknya sling. I personally dont like it karena pundak pegal sebelah. I love diaper backpack yang warnanya masih kece kalau bapaknya yang bawa.



6. Personalized New-Mom Survival Kit
Saya pertama kali lihat ini waktu browsing di Pinterest. Unik ya satu jar isinya personal untuk si ibu.



7. Breastfeeding Friendly Clothes
Karena ibunya juga butuh baju baru. Apalagi yang sedang menyusui, butuh baju-baju yang breastfeeding friendly lumayan banyak. Karena buibu baru bosan pakai daster hihihi

8. Skin Care or Makeup
Meskipun ibu baru bakal jarang sekali bisa bersolek atau merawat diri, tidak ada salahnya kasih kado newest happening skin care atau makeup untuk Ibu. Because we need to look pretty too.

9. Package of Essentials Oil
Selain untuk relaksasi, tetapi essentials oil juga bisa jadi first aid kit jika si bayi flu atau digigit serangga. Daripada pakai obat, essentials oil lumayan ampuh juga mengobati flu pada bayi dan ibu.


10. Buku
Sekarang banyak sekali buku-buku anak-anak yang super fun dan edukatif. Pop-up book seperti dibawah ini jadi inceran saya sampai sekarang. Kemarin ngelist di wishlist tapi kagak ada yang kasih (ngarep).


Semoga tips diatas bisa membantu mau kadoin apa buat newborn dan ibunya. Oiya, kalau si ibu punya anak yang lebih besar bisa lho kasih hadiah juga buat si Kakak. Bisa Buku, mainan ataupun makanan. Just to make sure they're loved too :)

All the pictures above are not mine.

Love,
Szasa

Products

Pineapple on My Wrist

1:34 PM

This was my first time to purchasing from Etsy. They have various vintage cute things and when i was wandering around search for watch, the chosen one is Free For Me shop. She is watch and jewelry crafter based on Manila, Philippine.


 Then i choose this pineapple graphic with brown leather band plus gold case (you can choose color).


The owner is very very nice and informative. She email-ed me when she shipped my watch and would love to help to tracking the post office because she sent it by local post office which dont have tracking number. And voila, it delivered safely to me.


Love,
Szasa

Blogger

Gold and Silver

4:12 PM

My favorite color is blue through and through. Since i was kid my parent would give me that color for everything. Color gender doesnt apply in my family hahaha. But as i grew up and (lately) i found that i easily distracted with something shiny, like gold and silver. I have my beloved gold shoe (which i wear everywhere). Sometimes i put something gold or silver in party theme. Here's my favorites around the web (watch out! probably you should wear your shade :p)


Source: 1/2/3/4/5/6/7/8/9

Put a pinch of glitter or choose something has gold or silver in it, it'll easily make the difference (my eyes on you Trex ring and Silver necklace!). Good news for you, Zalora has silver necklace collections you can choose. Just go there and pick your favorite!

Love,
Szasa

My Day

Kimilatta

1:02 PM

I've been purchasing this pretty bracelet from Kimilatta. Kimilatta is a mysterious young lady who loves to create alluring handcrafted jewelries and lives in a treehouse with her ponycorn in Drömkittle, an imaginary world for magical creatures you’ve never seen before. Kimilatta lives her daily life with great enthusiasm as she keeps on discovering new whimsical places in Drömkittle from Eastlandy to Westlandy, which inspiring her very own creation (Source here) .
I love how she describe herself. 

Well, this is't my first purchasing, i have a necklace from Kimilatta as well, i bought it when i was in first or second year college. I love bracelet, but not gold-ish or mom-own-it kinda type. I like quirky one, which made from wood or some unique stone. And Kimilatta has the same taste with me (high five!).
I send Kimilatta the picture of bracelet i want, and she replied (which very fast) that she could do it for me (yay!). Yes, you can order your own custom or you can pick your favorite here in her catalog. She named my bracelet as Skullita Bracelet, cute!

So, here's mine.

 Thank you very much Kimilatta!

Love,
Szasa